Welcome to Nature 2 Tebing Citatah

Perjalanan operasional Divisi Rock Climbing pada kegiatan Welcome to Nature 2 ini dilakukan di Tebing Citatah, Padalarang, Jawa Barat.  Tebing Citatah terletak di Gunung Singgalang dan puncak tertingginya berjarak 125 meter.

Tebing Citatah 125 merupakan tebing marmer dan andesit. Tingkat kesulitan pemanjatan tebing ini bervariasi. Hal ini berdasarkan jalur market yang berbeda-beda. Nah, kali ini rombongan kami mencoba jalur market yang memiliki grade 5.8, dimana grade ini cocok sekali untuk climber pemula. Kemudian para rock climber memakai sistem toproof .

Perjalanan kali ini dimulai dengan upacara pelepasan. Tepat pukul 22.30 WIB kami berangkat menuju Tebing Citatah. Tepat pukul 2 pagi kita sampai di Padalarang dan langsung beristirahat ke saung yang ada di sana. Keesokan paginya kami langsung mencari lokasi saung yang berada lebih dekat dengan tebing pemanjatan. Akan tetapi, saung-saung tersebut sudah penuh karena di hari itu banyak sekali orang yang berkegiatan memanjat. Akhirnya kami memutuskan untuk stay dan membangun tenda di halaman pemanjatan tebing. Kemudian beberapa orang  memasak untuk makan pagi dan beberapa orang yang lainnya menyiapkan alat-alat untuk memanjat tebing tersebut. Ketika semua alat pemanjatan telah dipersiapkan, kami pun satu per satu memulai pemanjatan.

START HERE! Pemanjatan pun dimulai. Yang dipikirkan sang penulis bener ternyata kejadian. Beberapa kali fall dan hampir memakan waktu 50 menit buat sampe ke atas. Akan tetapi, dengan tekad keinginan dan kepercayaan bahwa diri sendiri mampu untuk menaklukan top yang sudah ditentukan, akhirnya penulis sampai di atas dengan selamat walaupun pada bagian akhir harus susah payah pull up. Teman-teman yang lain juga merasakan hal yang sama -ketika kita bercengkrama dan bercerita tentang pengalaman pemanjatan tebing untuk yang pertama kalinya. Keseruan lainnya juga ketika kita sudah selesai makan dan harus berjalan sejauh kurang lebih 1 km untuk mencapai MCK. Ketika malam tiba, kita harus pindah tempat ke saung baca. Sebenarnya saung baca ini sering digunakan anak-anak di sana untuk membaca di siang hari. Buku-buku di sana juga kebanyakan berasal dari sumbangan pemanjat-pemanjat tebing yang sedang melakukan perjalanan operasional di Tebing Citatah. Ketika sebagian dari kami melakukan sosiologi pedesaan di sana, tepatnya dengan salah seorang pihak karang taruna, mereka menyebutkan bahwa untuk memanjat Tebing Citatah 125m hanya dibutuhkan waktu 25 menit. Cukup terdiam sih mendengar omongan beliau, hehehe. Walaupun perjalanan operasional kali ini sangat melelahkan, kami tetap merasa perjalanan kali ini sangat memorable.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *